Kupilih Jalur Langit

Novel Kupilih Jalur Langit

“Jodoh itu seperti alif lam mim, cuma Allah yang tahu.

Mau berusaha sampai jungkir balik, kalau memang bukan jodohnya,

Allah nggak akan mempertemukan keduanya dalam akad nikah.”

Menjadi lulusan terbaik? Berarti siap dengan pinangan yang datang silih berganti. Sayangnya, Amira tidak terlalu peduli dengan pinangan pemuda lain. Namun ketika Furqon datang, hatinya tergerak untuk menikah muda. Furqon adalah pemenang hatinya. Jodoh yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz untuk seorang Amira.

Amira pikir, kisah pernikahannya akan mulus. Furqon memang memperlakukannya dengan baik, namun dualisme yang ditunjukkan lelaki itu membuatnya bingung. Furqon seperti punya dua kepribadian berbeda. Manis padanya di depan orang tua, tetapi datar ketika hanya berdua dengannya. 

Semuanya terjawab ketika Dara—teman baik Amira—muncul dan Amira menemukan sebuah tumpukan draft tulisan berjudul “Kupilih Jalur Langit”….

Dalam sekejap, dunia Amira terasa runtuh.

Mampukah ia dan Furqon mempertahankan semuanya?

Ucapan Terima Kasih/Kata Pengantar

Terima kasih untuk Amira, Dara, dan Furqon

yang telah mengizinkanku untuk menceritakan ulang

kisah manis ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%%footer%%